Rabu, 18 Maret 2009

Microsoft Windows

Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface).

Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.


Sejarah Windows

Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri - X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).

Versi-versi Windows

Sudah dirilis

  • 16-bit, berjalan di atas MS-DOS
    • 1985 November - Windows 1.0
    • 1987 9 Desember - Windows 2.0
    • 1990 22 Mei - Windows 3.0
    • 1992 Agustus - Windows 3.1
    • 1992 Oktober - Windows for Workgroups 3.1
    • 1993 November - Windows for Workgroups 3.11
  • Hibrida (16-bit/32-bit), berjalan tanpa MS-DOS (meski tidak sepenuhnya)
    • 1995 24 Agustus - Windows 95 (Versi: 4.00.950)
    • 1998 25 Juni - Windows 98 (Versi: 4.1.1998)
    • 1999 5 Mei - Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222)
    • 2000 19 Juni - Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000)
  • Berbasis kernel Windows NT
    • 1993 Agustus - Windows NT 3.1
    • 1994 September - Windows NT 3.5
    • 1995 Juni - Windows NT 3.51
    • 1996 29 Juli - Windows NT 4.0
    • 2000 17 Februari - Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195)
    • 2002 - Windows XP (Versi: NT 5.1.2600)
    • 2003 - Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790)
    • 2007 - Windows Vista (Versi 6.0 Build 6000)
    • 2008 - Windows Server 2008 (Versi 6.1)

Versi yang akan datang

  • 2010 - 2012 - Windows 7 "Vienna".

Rabu, 11 Maret 2009

Windows 7 is Coming

Taukah, kalian bahwa windows 7 adalah windows terbaru dan tercanggih ???.

Windows 7 adalah windows terbaru yang akan diluncurkan oleh microsoft. Windows 7 sebenarnya sudah dirilis pada tanggal 9 Januari 2009 lalu, yang berwujud versi beta. Tetapi itu belum versi yang asli hanya secuil dari Versi yang aslinya.

Saat dirilis, pengembang hanya menyediakan 2.5 Juta saja dan hanya yang bisa didownload, dan dalam sehari downloadan dari windows 7 beta langsung ludes didownload oleh seluruh dunia.

Windows ini dipercaya, kalau windows 7 tidak seperti vista, yang banyak gangguannya. Windows 7 juga lebih bagus dan lebih banyak fitur -fiturnya.

Mau nyari tunggu aja versi beta 2

Rabu, 04 Maret 2009

Asal Usul Bangunan Bersejarah di Jakarta

Stasiun Jakarta Kota
Stasiun ini atau disebut dengan stasiun beos, dibangun pada tahun 1870 dan direnovasi pada tahun 1926, dan dibuka lagi pada tahun 1929. Stasiun ini terletak didaerah Kota. Stasiun ini akhirnya dijadikan cagar budaya melalui SK Gubernur DKI JAKARTA pada tahun 1993.

Stasiun Tanjung Priok
Stasiun ini terletak di Tanjung Priok dibangun pada tahun 1914, Stasiun ini dikatakan sebagai stasiun " Pemborosan " karena stasiun ini stasiun tebesar kedua setelah Stasiun Jakarta Kota, selain itu Stasiun ini tidak dilewati oleh kereta api barang, yang langsung masuk ke dermaga pelabuhan, dan hanya digunakan untuk penumpang dan digunakan untuk KRL yang digunakan pada tahun 1925. Sekarang Stasiun Tanjung Priok sedang berbenah diri menjadi agar lebih menarik, seiring ditutupnya stasiun ini pada tahun 2000 karena berkurangnya pendapatan di stasiun ini.

Musium Sejarah Jakarta / Musium Fatahilah
Musium ini dulunya adalah Balaikota Batavia, pada tahun 1707-1710 . Balaikota ini terdapat kantor, pengadilan dan Penjara. Musium ini memilik luas 13.000 Meter Persegi dan memiliki pekarangan dan taman yang indah.

Toko Merah
Toko Ini dulunya milik Gustaff Baron Van Imoff pada tahun 1730, Toko ini adalah saksi dari pembantaian warga tionghoa di sekitar Sungai Kali Besar.

Musium Bank Mandiri
Museum ini gedung Nederlandsche Handel- Maatschapijj perusahan belanda yang bergerak dalam perbankan. bangunan ini dibangun pada tahun 1929 dan diresmikan pada tahun 1933.

Museum Bank Indonesia
Bangunan Museum Bank Indonesia ( MBI ), dulunya pernah menjadi Rumah Sakit Batavia, lalu dijadikan Kantor Javansche Bank ( Bank terbesar di Pulau Jawa ), lalu dijadikan museum MBI pada tahun 2006

Museum Wayang
Bangunan yang terletak di jalan Pintu Besar Utara ini dibangun pada tahun 1640 dan digunakan untuk gereja lama dan pada tahun 1732 diperbaiki dan dijadikan gereja baru, karena gempa bumi, bangunan ini mengalami kerusakan, dan pada tahun 1975 dijadikan museum wayang.



Kaktus Dapat Membuat Air Menjadi Bersih

Setiap manusia membutuhkan air bersih untuk hidup. Seperti minum, memasak, mandi, mencuci dan masih banyak lagi. Tetapi, di beberapa tempat di dunia sulit untuk mendapatkan air bersih. Nah, salah satu negara yang kesulitan mendapatkan air bersih adalah Mexico.

Untuk mengatasi kesulitan tersebut para ahli kemudian bereksperimen dengan tumbuhan kaktus yang banyak terdapat di Mexico. Kaktus yang diteliti adalah kaktus yang sering diolah dan dimakan oleh masyarakat setempat. Dan, ternyata, getah dalam kaktus itu dapat digunakan untuk menjernihkan air yang kotor.

Menurut Norma Alcantar, salah satu peneliti yang juga ahli kimia di Universitas South Florida, sejak dulu masyarakat di Amerika Latin memang sering menggunakan kaktus untuk menjernihkan air. Cara untuk menjernihkan air menggunakan kaktus adalah dengan memasak kaktus yang bisa dimakan ke dalam air mendidih. Kemudian bagian air yang berada di bagian atas panci akan menjadi jernih dan dapat diminum. Karena, getah dalam kaktus membuat kotoran dalam air menjadi mengendap.

Getah atau cairan itu juga yang memungkinkan kaktus bisa hidup di cuaca panas. Hal itu karena, simpanan air dalam kaktus cukup banyak. Jadi, saat musim panas datang kaktus tidak akan kekurangan air.

Selain dapat menjernihkan air ternyata getah tersebut juga bisa menghilangkan zat kimia beracun dalam air seperti arsenik. Tetapi, membutuhkan waktu lebih lama untuk merebusnya yaitu selama 36 jam.

Asal Usul Angka

Apa jadinya jika di dunia ini tidak ada angka-angka? Kita pasti akan kesulitan untuk melakukan penghitungan, baik penambahan, pengurangan, perkalian, dan lain-lain.

Di sekolah kita akan selalu bertemu angka-angka di pelajaran matematika. Dalam kegiatan sehari-hari, kita juga membutuhkan angka-angka.

Apakah kalian tahu asal angka-angka yang kita gunakan sekarang ini? Untuk mengetahuinya kita harus kembali ke masa lalu. Tepatnya, di India pada abad ke-6.

Saat itu, ada seorang astronom atau ahli perbintangan bernama Aryabhatta. Dialah yang menemukan seperangkat bilangan yang saat ini digunakan oleh semua orang di seluruh dunia.

Tapi sebenarnya angka-angka itu berasal dari Arab. Orang-orang Arab banyak yang belajar tentang angka. Lalu, mereka membuat naskah tentang konsep angka dengan bahasa Arab.

Pada tahun 771, pedagang yang berasal dari Arab membawa beberapa orang India ke Baghdad untuk belajar mengenai angka.

Naskah angka buatan orang Arab itu kemudian dibawa para pedagang Arab ke Eropa. Oleh orang-orang Eropa, konsep bilangan itu kemudian dibuat ke Bahasa Latin.

Jadi angka yang selama ini kita gunakan, ternyata dibuat oleh
orang-orang Arab. Angka lain yang kita kenal adalah angka Romawi seperti I, II, III, IV, V, dan lain-lain. Meskipun konsep bilangan Romawi tersebut sudah sangat baik tetapi ada kekurangannya sedikit. Yaitu, tidak ada angka 0 di dalamnya.

Padahal, angka 0 itu juga memiliki fungsi yang sama dengan angka-angka lain, yaitu mempermudah kita untuk melakukan penghitungan.

Asal Usul Nama Rupiah

Rupiah (Rp) adalah mata uang Indonesia, kodenya adalah IDR. Nama ini diambil dari mata uang India rupee. Sebelumnya di daerah yang disebut Indonesia sekarang menggunakan gulden Belanda dari tahun 1610 sampai tahun 1817, ketika gulden Hindia-Belanda diperkenalkan.

Nama rupiah pertama kali digunakan secara resmi dengan dikeluarkannya mata uang rupiah jaman pendudukan Dai Nippon pada Perang Dunia II. Setelah perang selesai, Bank Jawa, pelopor Bank Indonesia, mengeluarkan Rupiah. Sedangkan Tentara Sekutu mengeluarkan Gulden Nica.

Sementara itu di daerah-daerah lain di di daerah yang sekarang disebut Indonesia, banyak beredar uang yang bertalian dengan aktivitas gerilya.

Pada tanggal 2 November, 1949 rupiah ditetapkan sebagai mata uang nasional. Di daerah kepulauan Riau dan Papua, kala itu masih digunakan mata uang lain. Baru pada tahun 1964 dan 1971 rupiah digunakan di sana.

Di daerah Timor Timur, rupiah digunakan dari tahun 1976 – 2001. Semenjak tahun 2001 sampai sekarang digunakan dolar AS.

Asal Usul Nama Tempat di Jakarta

Glodok

Menurut cerita, nama Glodok berasal dari kata grojok, yaitu suara kucuran air dari pancuran. Nama ini muncul karena pada jaman dulu di kawasan ini terdapat semacam waduk penampungan air dari kali Ciliwung. Kata grojok kemudian berubah karena penduduk disana yang mayoritas keturunan Tionghoa menyebut grojok menjadi Glodok, menyesuaikan dengan lidahnya.

Kampung Ambon

Berlokasi di Rawamangun, Jakarta Timur, nama Kampung Ambon sudah ada sejak tahun1619. Pada waktu itu JP. Coen sebagai Gubernur Jenderal VOC menghadapi persaingan dagang dengan Inggris. Untuk memperkuat angkatan perang VOC,Coen pergi ke Ambon lalu merekrut masyarakat Ambon untuk dijadikan tentara. Pasukan dari Ambon yang dibawa Coen itu kemudian diberikan pemukiman di daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Sejak itulah pemukiman tersebut dinamakan Kampung Ambon.

Sunda Kelapa

Sunda Kelapa merupakan sebutan sebuah pelabuhan di Teluk Jakarta. Nama kelapa diambil dari berita yang terdapat dalam tulisan perjalanan Tome Pirespada tahun 1513 yang berjudul Suma Oriental. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa nama pelabuhan itu adalah Kelapa. Karena pada waktu itu wilayah ini berada dibawah kekuasaan kerajaan Sunda maka kemudian pelabuhan ini disebut Sunda Kelapa.

Kebon Sirih

Dari namanya sudah dapat ditebak, dahulu kawasan ini merupakan perkebunan sirih, tanaman merambat yang saat itu digemari banyak orang untuk dikunyah atau istilahnya nyirih. Kawasan Kebon Sirih sekarang ini menjadi nama kelurahan, Kelurahan Kebon Sirih yang masuk ke wilayah Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Pondok Gede

Sekitar tahun 1775 daerah Pondok Gede merupakan lahan pertanian dan peternakan yang disebut anderneming. Di daerah pertanian dan peternakan milik tuan tanah bernama Johannes Hoojiman yang kaya raya itu terdapat sebuah Landhuis, atau rumah besar tempat tinggal para pengurus usaha pertanian dan peternakan. Karena besarnya bangunan Landhuis itu, masyarakat pribumi sering menyebutnya Pondok Gede.

Pasar Senen

Pasar Senen pertama kali dibangun oleh Justinus Vinck. Orang-orang Belanda menyebut pasar ini dengan sebutan Vinckpasser(pasar Vinck). Tetapi karena hari pada awalnya Vinckpasser dibuka hanya pada hari Senin, maka pasar ini disebut juga Pasar Senen (disesuaikan dengan kebiasaan orang-orang yang lebih sering menyebut Senen ketimbang Senin). Namun seiring kemajuan dan pasar Senen semakin ramai, maka sejak tahun 1766 pasar ini pun buka pada hari-hari lain.

Kwitang

Nama Kwitang berasal dari Kwik Tang Kiam, seorang tuan tanah China yang kaya dan hampir semua tanah yang terdapat di daerah tersebut adalah miliknya. Saking luasnya tanah milik Kwik Tang kiam, orang Betawi menyebut kampungnye si Kwik Tang. Mengenai banyaknya orang keturunan Arab tinggal di sana, ada cerita lain lagi. Kwik Tang memiliki seorang anak tunggal yang suka berjudi dan mabuk. Setelah Kwik Tang Kiam meninggal dunia, anaknya yang suka berjudi dan mabuk itu malah menjual semua tanah milik bapaknya kepada saudagar keturunanArab. Sejak itulah banyak keturunan Arab yang tinggal di Kampung Kwitang.

Paseban

Paseban merupakan nama kampung sekaligus nama kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Pusat. Paseban berasal dari kata yang artinya tempat berkumpul, yaitu tempat berkumpulnya pasukan Sultan Agung dari Mataram, Jawa Tengah dalam penyerangan Kota Batavia pada tahun 1628 – 1629. Letak kampung Paseban dekat dengan kampung Matraman yang memiliki sejarah yang sama.

Karet Tengsin

Karet Tengsin adalah nama kampung yang ada di sekitar Tanah Abang. Nama ini berasal dari nama orang China yang kaya raya dan baik hati bernama Tan Teng Sien. Pada waktu Ten Sien meninggal, banyak masyarakat yang datang melayat, bahkan ada pula yang dari luar Jakarta, seperti dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Teng Sien sangat dikenal oleh masyarakat sekitar yang kerap menyebut daerah itu sebagai daerah Teng Sien. Berhubung di daerah itu banyak tumbuh pohon karet, maka daerah ini dikenal sebagai Karet Tengsin.

Pasar Rumput

Pasar rumput adalah nama pasar yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan. Pasar ini sekarang telah menyatu dengan pasar Manggarai. Asal mula penyebutannya Pasar Rumput berasal dari adanya para pedagang yang menjual rumput di kawasan ini. Para pedagang rumput terpaksa berjualan di lokasi ini karena mereka tidak diperbolehkan masuk ke permukiman elit Menteng. Saat itu penghuni daerah Menteng banyak yang memiliki sado sebagai sarana angkutan. Seperti diketahui, sado adalah kendaraan yang ditarik oleh beberapa ekor kuda, nah banyaknya sado yang keluar masuk lingkungan Menteng inilah yang menjadi incaran para penjual rumput. Walaupun para pedagang rumput sudah tidak dapat ditemukan lagi di Pasar Rumput sekarang, masyarakat Jakarta tetap menyebut tempat itu Pasar Rumput.

Senayan

Senayan berasal dari kata Wangsanayanyang dapat berarti “tanah tempat tinggal atau tanah milik seseorang yang bernama Wangsanaya”. Wangsanayan lambat laun berubah menjadi lebih singkat, yaitu Senayan.
Wangsanayan adalah salah seorang berpangkat Letnan asal Bali. Belum ditemukan keterangan lebih lanjut dari tokoh tersebut, demikian pula tentang sejarah yang berkaitan dengan kawasan yang sekarang dikenal dengan nama Senayan itu.

Pasar Genjing

Pasar Genjing merupakan nama sebuah pasar kecil yang sekarang terletak dipersimpangan jalan Pramuka dan jalan Utan Kayu di Jakarta Timur. Nama genjing berasal dari sebutan pohon besar yang ada dilokasi pasar. Bagimasyarakat Jawa, pohon ini disebut dengan pohon sengon. Sedangkan bagi masyarakat Sunda pohon ini disebut pohon jeungjing. Karena sulit menyebut nama pohon ini dengan sebutan dari suku Sunda, maka masyarakat Betawi menyebutnya genjing.

Rawa Badak

Asal– usul nama Rawa Badak berasal dari penyebutan tempat yang merupakan rawa–rawa yang sangat besar. Daerah ini pada masa lalu merupakan rawa-rawa yang luas, kemudian oleh para pendatang rawa ini diuruk sehingga tanah di daerah ini kering dan layak huni. Rawa Badak berasaldari dua kata yang digabung. Rawa berarti tempat yang selalu basah karena banyak air dan badak berasal dari bahasa Sunda atau Jawa yang berarti besar atau luas. Maka bagi orang Sunda atau Jawa, daerah ini disebut Rawa Badak yang berarti rawa yang luas.

Menteng

Semula daerah ini merupakan hutan dan banyak ditumbuhi pohon buah–buahan,terutama buah Menteng. Maka masyarakat menyebutnya daerah ini sebagai kampung Menteng. Pada tahun 1912 pemerintah Belanda membeli tanah kawasan ini untuk dijadikan perumahan pegawai pemerintah Hindia Belanda. Sampai sekarang masih banyak rumah-rumah di daerah Menteng ini yang bergaya ala rumah Belanda. Ada juga yang mengkombinasikannya dengan gaya rumah Jawa atau disebut juga dengan konsep Indis (Campuran gaya rumah Belanda dengan gaya rumah Jawa).