Jumat, 06 November 2009

Pencetak Gol Tercepat di Ajang Resmi FIFA

Mencetak gol cepat dalam sebuah pertandingan adalah hal yang luar biasa. Apalagi jika hal itu dilakukan di ajang resmi FIFA macam Piala Dunia. Berdasarkan catatan yang terhimpun hingga saat ini, ada delapan orang yang mampu menjebol gawang lawan dalam tempo kurang dari satu menit. Dari semua itu, salah satunya adalah pemain belia. Siapa saja mereka?

Hakan Sukur (Turki)
Partai: Turki vs Korea Selatan
Ajang: Piala Dunia 2002
Waktu: 11 detik
Striker legendaris Turki ini memecahkan rekor gol tercepat di Piala Dunia kala timnya menjalani laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2002. Dalam laga yang dimenangi Turki dengan skor 3-2 tersebut, Sukur hanya perlu 11 detik untuk menaklukkan kiper Lee Won Jae.

Celsinho (Brasil)
Partai: Brasil vs Turki
Ajang: Piala Dunia U-17 2005
Waktu: 14 detik
Nama lengkapnya Celso Luis Honorato Junior. Pemain kelahiran Sao Paulo, 20 Oktober 1988 ini mencetak gol supercepatnya kala Brasil menghadapi Turki di babak semifinal. Gol pembuka yang dicetaknya membawa Brasil menang 4-3. Sayang, Tim Samba takluk di final dari Meksiko.

Vaclav Masek (Cekoslowakia)
Partai: Meksiko vs Cekoslowakia
Ajang: Piala Dunia 1962
Waktu: 15 detik
Stadion Sausalito di Vina Del Mar (Meksiko) menjadi saksi bisu terukirnya nama Vaclav Masek sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol di bawah 20 detik, kala menjalani laga pamungkas di penyisihan grup menghadapi Meksiko. Sayang, timnya justru kalah 1-3. Uniknya, itulah satu-satunya gol Masek sepanjang Piala Dunia 1962.

Ernst Lehner (Jerman)
Partai: Jerman vs Austria
Ajang: Piala Dunia 1934
Waktu: 24 detik
Hanya tiga hari sebelum final Piala Dunia 1934 yang mempertemukan Italia dan Cekoslovakia, publik dibuat tercengang oleh Ernst Lehner. Dia menjebol gawang Austria pada detik ke-24 pada perebutan tempat ketiga di Napoli. Gol itu membawa Jerman menang 3-2 atas lawannya itu.

Bryan Robson (Inggris)
Partai: Inggris vs Perancis
Ajang: Piala Dunia 1982
Waktu: 27 detik
Bertempat di Stadion San Mames, Bilbao (Spanyol), gelandang Bryan Robson membuka laga di penyisihan Grup 4 lewat gol cepatnya ke gawang Perancis. Robson menjadi aktor utama kemenangan Inggris 3-1 pada laga itu karena gol kedua The Three Lions juga lahir dari kakinya.

Bernard Lacombe (Perancis)
Partai: Perancis vs Italia
Ajang: Piala Dunia 1978
Waktu: 37 detik
Dino Zoff memang kiper jempolan. Tapi, dia tak bisa berbuat banyak untuk menangkal gol Bernard Lacombe saat Italia bertemu Perancis di laga pembuka Grup 1. Untungnya, gol Lacombe itu dibalas tuntas oleh Paolo Rossi dan Renato Zaccarelli yang membawa Italia unggul 2-1. Perancis akhirnya gagal lolos ke babak berikutnya.

Adalbert Desu (Rumania)
Partai: Peru vs Rumania
Ajang: Piala Dunia 1930
Waktu: 50 detik
Pada laga pembuka penyisihan Grup 3 di Stadion Pocitos, Montevideo (Uruguay), Adalbert Desu menjadi orang pertama yang sanggup menjebol gawang lawan kala pertandingan belum berjalan satu menit. Dia hanya butuh 50 detik untuk menjebol gawang Peru yang dikawal Juan Valdivieso dan mengantar timnya menang 3-1.

Celso Ayala (Paraguay)
Partai: Nigeria vs Paraguay
Ajang: Piala Dunia 1998
Waktu: 52 detik
Bek tangguh ini sangat spesial. Dialah satu-satunya defender yang berada di daftar pencetak gol tercepat. Berkat aksinya menjebol gawang Peter Rufai, dia mengantar Paraguay menang 3-1 atas Nigeria dan memastikan tiket ke babak berikutnya. Sayang, langkah mereka terhenti karena kalah dari Perancis lewat perpanjangan waktu.

Klub Eropa Paling Dominan

Banyak orang menganggap Eredivisie, kompetisi terelite Belanda, sebagai liga paling membosankan karena terlalu didominasi Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam, dan PSV Eindhoven. Akan tetapi, sebenarnya ada liga yang jauh lebih menjemukan. Itu adalah Scottish Premier League (SPL). Faktanya, di daftar klub paling sering juara liga, dua wakil SPL berada di tiga besar. Keduanya adalag Glasgow Rangers dan Galsgow Celtic. Dalam 23 musim terakhir, gelar juara selalu jatuh ke dua klub ini.

GLASGOW RANGERS
Inilah klub yang berada di urutan teratas dalam koleksi juara liga. Klub yang bermarkas di Stadion Ibrox itu telah menjuarai Liga Skotlandia sebanyak 51 kali! Bersama Dumbarton FC, Rangers tercatat sebagai juara kala Liga Skotlandia pertama kali digelar pada 1890-91. Sementara itu, gelar terakhir direngkuh pada 2004-05.

REAL MADRID
Koleksi 31 gelar juara Liga Spanyol memang terpaut jauh dari Rangers, tapi sebenarnya Madrid punya catatan tersendiri. Los Blancos adalah wakil dari enam liga terelite Eropa yang punya koleksi gelar terbanyak. Mereka unggul dua gelar dari Ajax Amsterdam. Selain itu, perlu dicatat, Madrid adalah pengoleksi gelar terbanyak di Liga Champions. Mereka menjuarainya sebanyak sembilan kali.Juara di Dua NegaraDari jajaran klub Eropa paling dominan, Rapid Wien punya catatan tersendiri. Klub ini tercatat sebagai satu-satunya yang pernah menjadi juara di dua negara. Dari total 33 gelar, satu di antaranya bukan juara Liga Austria, melainkan Liga Jerman. Itu terjadi pada 1941 dengan menagalahkan Schalke 4-3 di partai puncak. Sekadar info, kala Austria dianeksasi Jerman pada 1938-45, sistem kompetisi sepak bola di Austria memang diubah.

Sensasi Baldivieso

Sebuah sensasi diciptakan Mauricio Baldivieso. Dia mencatatkan diri sebagai debutan termuda di kancah sepak bola profesional kala membela Club Aurora menghadapi FC La Paz.

12
Saat menjalani debutnya, Baldivieso baru berumur 12 tahun, 362 hari alias tiga hari sebelum ulang tahun ke-13. Dia melewati rekor lama atas nama Hugo Villamide yang melakukan debut saat berumur 13 tahun, 195 hari.

65
Baldivieso menumbangkan rekor yang telah bertahan selama hampir 65 tahun. Berdasarkan catatan yang ada, Villamide mencatatkan rekornya pada 7 Oktober 1944.

9
Pada debutnya itu, Baldivieso hanya bermain selama sembilan menit. Dia baru dimasukkan pada menit ke-81 oleh pelatih Julio Cesar Baldivieso yang juga ayahnya.

1
Laga debut Baldivieso terjadi pada pekan pertama Clausura Liga de FĂștbol Profesional Boliviano musim 2009.

6
Baldivieso adalah pemain keenam yang melakukan debutnya di liga tertinggi sebuah negara saat berumur kurang dari 15 tahun. Lima pemain lainnya adalah Hugo Villamide (Uruguay), Fernando Garcia (Peru), John Jairo Mosquera (Kolombia), Nicolas Millan (Cile), dan Freddy Adu (AS).

Rekor Clean Sheet di Eredivisie

Pada saat ini, Edwin van der Sar memang kiper yang paling mendapat sorotan karena prestasinya menumbangkan rekor clean sheet alias tak kebobolan di seantero Britania Raya. Belum lagi peluangnya yang masih besar untuk melewati rekor Danny Verlinden sebagai pemegang rekor clean sheet terlama di Eropa. Tapi, selidik punya selidik, Van der Sar ternyata bukanlah sosok kiper terhebat di Eredivisie. Di daftar kolektor clean sheet, dia hanya berada di peringkat keempat. Pada awal Februari lalu, rekor tak kebobolannya selama 846 menit dilampaui kiper AZ Alkmaar, Sergio Romero.

Heinz Stuy
Kiper Ajax era 1970-an ini tercatat sebagai pemegang rekor clean sheet terlama di Eredivisie. Pada musim 1970-71, dia menjaga gawang Ajax tak kebobolan selama 1.082 menit. Stuy tak kebobolan dalam 11 partai kala membukukan rekor tersebut.

Sergio Romero
Andai gawangnya tak dirobek Said Boutahar (Willem II Tilburg) pada 17 Februari lalu, kiper asal Argentina ini bakal melampaui rekor Heinz Stuy. Gara-gara gol Boutahar pada menit ke-18, rekor clean sheet-nya pun terhenti di angka 956 menit. Catatan itu hanya membuatnya menyamai prestasi Heurelho Gomes pada musim 2006-07. Padahal, Stuy sudah menyiapkan karangan bunga untuknya jika mampu menorehkan rekor baru.

Heurelho Gomes
Kiper asal Brasil ini tercatat berada di peringkat kedua, ketiga, dan keenam di daftar 10-besar kiper dengan clean sheet terlama di Eredivisie. Itu menempatkannya sebagai kiper asing terbaik di Eredivisie. Pada musim 2006-07, Gomes mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan selama 956 menit.

Edwin Zoetebier
Ada satu keunikan yang dimiliki penjaga gawang yang satu ini. Saat mencetak rekor 772 menit tak kebobolan, dia melakukannya bersama dua klub berbeda, yakni Vitesse pada 2000-01 dan Feyenoord pada 2001-02.

PSV Eindhoven
Pada musim 2004-05, PSV menorehkan sejarah baru dengan tak kebobolan selama 1.169 menit. Kiper Heurelho Gomes dan Edwin Zoetebier berhasil membuat PSV tak kebobolan dalam 12 laga secara berturut-turut. Catatan itu melewati torehan Ajax yang tak kebobolan selama 1.082 menit pada musim 1970-71.

Rekor Clean Sheet Berdasarkan Klub
Di urutan pertama ditempati PSV Eindhoven. Kiper PSV, Zoetebier dan Gomes, memiliki rekor selama 1.169 menit. Di belakang PSV ada Ajax Amsterdam dengan kiper Stuy yang memiliki catatan selama 1.082 menit.

Klub Sepak Bola Beranggota Terbanyak

Barcelona memang klub paling populer pada saat ini. Berdasarkan data yang dirilis Sport+Markt pada Februari 2009, El Barca tercatat memiliki 44,2 juta fans. Mereka unggul 3,2 juta fans dari Real Madrid yang berada di peringkat kedua. Akan tetapi, soal jumlah anggota, Barcelona ternyata bukan yang teratas.Menurut riset yang dilakukan Futebol Finance, klub dengan anggota terbanyak adalah Benfica dengan 171.000 orang. Barcelona hanya berada di peringkat kedua dengan 163.000 anggota. Benfica menjadi simbol supremasi Portugal yang juga menempatkan FC Porto dan Sporting Lisbon di 10 besar.
Berikut 10 Besar Klub Beranggota Terbanyak:
1. Benfica (Portugal): 171.000 orang.
2. Barcelona (Spanyol): 163.000 orang.
3. Man. United (Inggris): 151.000 orang.
4. Bayern Muenchen (Jerman): 146.000 orang.
5. FC Porto (Portugal): 115.000 orang.
6. Internacional (Brasil): 100.000 orang
.7. Sporting Lisbon (Portugal): 96.000 orang
.8. Real Madrid (Spanyol): 92.000 orang.
9. River Plate (Argentina): 82.000 orang.
10. FC Schalke 04 (Jerman): 72.000 orang.

10 Bahan Kimia yang Dilarang PBB

Lebih dari 160 negara dalam pertemuan akhir pekan di Jenewa sepakat untuk melarang atau membatasi sembilan bahan kimia beracun. Ini dinyatakan Program Lingkungan PBB, Sabtu, 9 Mei 2009. Tindakan itu menjadikan sejumlah pestisida berbahaya dan industri kimia sebagai sasaran untuk menghapuskan Konvensi Stockholm 2001 mengenai 21 bahan pencemar organik.“Dampak dahsyat dari zat-zat ini terhadap kesehatan manusia dan lingkungan telah diketahui sekarang dengan bertambahnya sembilan zat kimia baru dalam Konvensi,” kata Wakil Sekjen PBB dan Eksekutif UNEP, Achim Steiner, dalam satu pernyataan. “Ini mencerminkan kecemasan internasional mengenai perlunya mengurangi dan bahkan memusnahkan zat-zat demikian dari masyarakat global,” katanya.
Kesepuluh zat kimia yang kini masuk dalam daftar larangan konvensi adalah:
1. Lindane,
2. Alpha hexachlorocyclohexane
3. Beta hexachlorocyclohexane
4. Hexabromodiphenyl ether dan heptabromodiphenyl ether
5. Tetrabromodiphenyl ether dan pentabromodiphenyl ether
6. Chlordecone
7. Hexabromobiphenyl
8. Pentachlorobenzene,
9. Perfluorooctane sulfonic acid, garam-garamnya dan
10.Perfluorooctane sulfonyl fluoride

sumber: http://www.iputuyudistirap.co.cc/2009/11/9-bahan-kimia-yang-dilarang-pbb.html

Selasa, 03 November 2009

Semua Tentang Valentino Rossi

Data Diri

- Valentino Rossi lahir di kota Urbino, Italia, 16 Februari 1979

- Sangat menyukai adu kecepatan sejak kecil, ia sangat berhasrat untuk menjadi pembalap
gokart. Tapi, Rossi lantas memilih untuk mengikuti jejak ayahnya, Graziano, yang juga seorang pembalap motor



Karier Balap

- Mengawali debutnya di dunia balap motor pada tahun 1996 dengan mengikuti kelas 125 cc
memperkuat tim Aprilia

- Setahun kemudian, tepatnya tahun 1997, Rossi mengukuhkan namanya sebagai juara dunia
kelas 125 cc

- Tahun 1998 Rossi naik ke kelas 250 cc, masih tetap bersama tim Aprilia. Ia menjadi juara
kelas 250 cc setahun kemudian

- Usai menjadi juara di 250 cc, Rossi langsung naik ke kelas 500 cc pada tahun 2000 untuk
bergabung bersama tim Honda. Di musim pertamanya disana, Rossi menjadi runner-up di
belakang Kenny Roberts Jr.

- Menjadi juara dunia untuk kali pertama di tahun 2001. Tahun 2002, kelas 500 cc berganti
nama menjadi MotoGP. Yang tak berubah cuma juara dunianya. Rossi menjadi juara dunia lagi
tahun 2002

- Meski jadi juara dunia di tahun 2003, tahun 2004 Rossi pindah dari Honda ke Yamaha.
Kepindahannya diikuti oleh mekanik kepercayaannya yang juga mantan tangan kanan Mick
Doohan, Jeremy Burgess

- Langsung meraih instant success di Yamaha dengan memenangi titel juara dunia 2004 dan
2005

- Saat semua orang berpikir dominasi Rossi tak terbendung, Nicky Hayden justru merebut titel
juara dunia tahun 2006 dan tahun 2007, giliran Casey Stoner yang menjadi juara dunia

- Tahun 2008, Rossi kembali menjadi juara dunia. Saat memastikan titelnya di MotoGP Jepang,
Rossi menyampaikan 'permintaan maaf' kepada fansnya untuk titel yang terlambat dua tahun

- Meraih titel juara dunia MotoGP 2009 di Malaysia. Merupakan titel ketujuhnya di kelas
primer dan titel kesembilan di semua kelas


Hal Lain

- Ada beberapa teori mengapa ia dijuluki "The Doctor". Pertama adalah karena gaya
membalapnya yang dinilai bisa "membius" lawan-lawannya ketika melakukan overtaking.
Kedua, menurut ayahnya, adalah karena gelar "Doctor" di Italia merupakan sebutan untuk
orang penting, menandakan Rossi adalah orang penting di negari spaghetti

- Nickname pertamanya di kelas 125 cc, jauh sebelum "The Doctor", adalah "Rossifumi'. Rossi
memilihnya karena kagum dengan pembalap Jepang, Norifumi Abe

- Nomor 46 tetap dipakai Rossi meski ia telah jadi juara dunia yang seharusnya memakai nomor
1. Itu karena angka 46 merupakan nomor motor ayahnya, Graziano

- Rossi terkenal dengan desain helmnya yang penuh corak dan warna. Mulai dari gambar
matahari sampai gambar keledai pernah mampir di pelindung kepala Rossi. Desain-desain
tersebut dirancang oleh Aldo Drudi

- Punya ketertarikan tinggi ke F1 dan reli. Ia beberapa kali ikut seri reli dunia dan pernah
mengetes mobil F1 Ferrari